MATERI BAB 1 SUB 1 BAHASA INDONESIA KELAS X (TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI)

Sebelum kita membahasa mengenai teks laporan hasil observasi. Silahkan dilihat video berikut ini untuk memahami materi selanjutnya. 



Teks laporan adalah teks yang berisi penjabaran umum/melaporkan sesuatu berupa hasil dari pengamatan (observasi). Teks laporan (report) ini juga disebut teks klasifikasi karena memuat klasifikasi mengenai jenis-jenis sesuatu berdasarkan kriteria tertentu. Jenis teks ini mendeskripsikan atau menggambarkan bentuk, ciri, atau sifat umum (general) seperti benda, hewan, tumbuh-tumbuhan, manusia, atau peristiwa yang terjadi di alam semesta kita. Teks hasil observasi bersifat faktual atau berdasarkan fakta yang ada.

Sifat Teks laporan Hasil Observasi

  • Bersifat Informatif
  • Bersifat Komunikatif
  • Bersifat Objektif

Fungsi Teks laporan Hasil Observasi

Fungsi yang dimaksud adalah untuk memberitahukan atau menjelaskan suatu kegiatan yang dilakukan. Hasil observasi terhadap suatu objek juga dapat berfungsi untuk memberitahukan kepada pihak berwenang atau terkait suatu informasi. Selanjutnya, informasi tersebut dapat dijadikan sebagai dasar penyusunan kebijakan.

Tujuan Teks laporan Hasil Observasi

Tujuannya adalah melaporkan hasil observasi secara sistematis dan objektif berupa hasil pengamatan untuk memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesis.

Struktur Teks laporan Hasil Observasi

Setiap teks pasti memiliki struktur dan unsur pembangun. Demikian pula dengan teks laporan hasil observasi. Teks laporan hasil observasi disusun dengan struktur

  • Pernyataan umum atau klasifikasi

Pernyataan umum berisi pembuka atau pengantar hal yang akan disampaikan.

  • Deskripsi Bagian

Bagian ini berisi hal umum tentang objek yang akan dikaji, menjelaskan secara garis besar pemahaman tentang hal tersebut. Penjelasan detail mengenai objek atau bagian-bagiannya terdapat pada deskripsi bagian.

  • Deskripsi Manfaat/

Deskripsi manfaat menunjukkan bahwa setiap objek yang diamati memiliki manfaat atau fungsi dalam kehidupan.

Kaidah Kebahasaan Teks laporan Hasil Observasi

  1. Menggunakan : Kata Benda (Nomina)

seperti hiu paus, Taman Nasional Laut Teluk Cendrawasih

  • Verba dan frase verbal untuk menjelaskan ciri (Hiu paus memiliki mulut besar yang lebarnya bisa sampai 1,4 meter).
  • Verba aktif dalam menjelaskan perilaku, misalnya Ikan ini makan dengan menyaring air laut menyerupai kebanyakan jenis paus.
  • Istilah misalnya filter feeder (penyaring makanan), plankton, soliter
  • Paragraf dengan topic sentences (kalimat utama) untuk menyusun sebuah informasi (setiap aspek yang dilaporkan diperinci dalam beberapa paragraf / deduktif-induktif)
  1. Kata benda atau nomina

Kata benda atau nomina adalah kata yang mengacu kepada sesuatu benda (konkret maupun abstrak).Kata benda berfungsi sebagai subjek, objek, pelengkap, dan keterangan.

Ciri-ciri kata benda :

  • Dapat diingkari dengan kata bukan.

Contoh : bukan gula, bukan rumah, bukan mimpi, bukan pengetahuan.

  • Dapat diikuti dengan gabungan kata yang + KS (kata sifat) atau yang sangat + KS

Contoh : buku yang mahal, pengetahuan yang sangat penting, orang yang baik.

  1. Frasa verbal

Frasa kerja atau frasa verba adalah frasa yang distribusinya sama dengan kata kerja atau verba.Contoh: Adik sejak tadi akan menulis dengan pensil baru.

  1. Frasa nomina

Frasa benda atau frasa nomina adalah frasa yang distribusinya sama dengan kata benda. Unsur pusat frasa benda yaitu kata benda.

Contoh:

Dita menerima hadiah ulang tahun.

  1. Berbagai istilah atau kata yang umum

Digunakan pada satu bidang tertentu misalnya garpu tala dan destilasi.

  1. Kalimat yang hanya menggunakan satu verba atau disebut kalimat simpleks

Kalimat simpleks adalah kalimat yang hanya terdiri atas satu verba utama yang menggambarkan aksi, peristiwa, atau keadaan. Kalimat simpleks yang sesungguhnya sama dengan kalimat tunggal (hanya mengandung satu struktur: S-P-O-Ket-Pel). Unsur yang diletakan di dalam kurung belum tentu ada dalam kalimat. Pada contoh berikut ini yang dimaksud verba utama adalah membaca. Verba tinggal pada unsur subjek dianggap bukan verba utama. Kalimat tersebut mempunyai satu struktur, yaitu S-P-Ket tempat. Contoh kalimat simpeks:

  1. Tumbuh-tumbuhan tidak dapat bergerak dari satu tempat ke tempat lain.
  2. Tumbuh-tumbuhan tidak dapat menghasilkan makanan sendiri.
  3. Namun, tidak semua tumbuh-tumbuhan mempunyai bunga.

  

  1. Kalimat yang menggunakan dua verba atau lebih yang disebut dengan kalimat kompleks

Kalimat kompleks adalah ;kalimat yang terdiri atas lebih dari satu aksi,  peristiwa, atau keadaan sehingga mempunyai lebih dari satu verba utama dalam lebih dari satu struktur. Struktur yang satu dan struktur yang lain biasanya dihubungkan oleh konjungsi, tetapi sering pula hubungan itu hanya ditunjukkan oleh tanda koma atau titik koma, bahkan tidak ditunjukkan oleh tanda baca apa pun. Kalimat kompleks dibagi menjadi dua jenis, yaitu kelimat kompleks parataktik dan kalimat kompleks hipotaktik. Contoh kalimat:

  • Benda di dunia dapat dikelompokan atas persamaan dan perbedaanya.
  • Semua benda didunia ini dapat diklasifikasikan menjadi dua kelompok, yaitu benda hidup dan benda mati.
  • Yang pertama sering disebut makhluk hidup dan yang kedua disebut makhluk mati.
  1. Kata penghubung atau konjungsi

Kata penghubung ialah kata yang menghubungkan kata dengan kata dalam sebuah kalimat atau menghubungkan kalimat dengan kalimat dalam sebuah paragraf.

Contoh : dan, atau, tetapi, sesudah, jika, agar, supaya, dengan, bahwa, karena, ketika, maka, sedangkan, hingga, meski, lalu, sambil, serta, apabila, lagi pula, andaikata, sebab, sebelum, selama, sehingga,seandainya, sekiranya, melainkan, semenjak,andaikan, bagaikan, asalkan, jangankan, walaupun, meskipun, kendatipun, lagi, hanya, sekalipun, melainkan, sampai-sampai, tatkala, kecuali, seraya, sambil.

  1. Persamaan kata atau sinonim

Sinonim adalah pertalian dua kata atau lebih yang memiliki makna sama atau hampir sama. Suatu kata bersinonim dengan kata lainnya apabila dalam kalimat yang sama, kata-kata tersebut dapat saling menggantikan. Atau kata-kata yang memiliki kesamaan arti secara struktural atau leksikal dalam berbagai urutan kata-kata sehingga memiliki daya tukar (substitusi)

Contoh:

  • ciri      = tanda
  • benar = betul
  • agar    = supaya
  • rajin    = giat
  • hemat = irit
  1. Lawan kata atau antonim

Antonim adalah kata-kata yang memiliki pertalian makna bertentangan secara penuh atau secara sebagian dalam berbagai urutan kata.

Contoh:

  • siang > < malam
  • pulang > < pergi
  • kaya ><miskin
  • panjang> < pendek
  • hidup > < mati

Setelah kalian membaca materi tersebut, untuk menguji apa yang telah kamu pahami sebagai bahan evaluasi diri. Jangan lupa tonton videonya dan kerjakan tugas yang disajikan. Tugas dicatat di buku masing-masing, nanti dikumpulkan ke sekolah.

Komentar

Postingan Populer